Senin, 22 Maret 2010

KELOMPOK SOSIAL

KELOMPOK SOSIAL

Kelompok sosial merupakan suatu gejala yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena sebagian besar kegiatan manusia berlangsung di dalamnya. Mungkin anda tidak menyadarinya, namun suatu kenyataan yang dihadapi ialah bahwa sejak lahir hingga kini anda telah menjadi anggota bermacam – macam kelompok. Dapatkah anda menelusuri dalam kelompok apa saja anda pernah atau bahkan masih menjadi anggota ? anda dilahirkan dan dibesarkan dalam suatu kelompok yang dinamakan keluarga. Kelahiran anda pun menandai keanggotaan dalam berbagai kelompok lain. Di samping menjadi anggota keluarga, sebagai seorang bayi yang lahir di suatu desa atau kota anda menjadi waraga salah satu umat agama, warga suatu suku bangsa atau kelompok etnis, warga rukun tetagga, wrga rukun kampung dan waga desa atau kota, waga negara RI,. Kalau pada awal hidup pergaulan anda cenderung terbatas pada interaksi dengan anggota keluarga, maka dalam tahap berikut anda memulai menjadi anggota kelompok lain.

Dari hal diatas tersebut jelaslah bahwa tanpa kita sadari sejak lahir hingga ajal kita sebenarnya menjadi anggota berbagai jenis kelompok. Oleh sebab itu tidaklah mengherankan mengapa para tokoh sosoilogi senantiasa mempunya perhatian besar terhadap gejala pengelompokkan manusia.

KONSEP KELOMPOK

KLASIFIKASI BIERSTEDT

Bierstedt menggunakan tiga kriteria untuk membedakan jenis kelompok yaitu ada-tidaknya (a) Organisasi, (b) Hubungan sosial diantara amggota, dan (c) Kesadaran jenis. Berdasarka ketiga kriteria tersebut bierstedt kemudian membedakan empat jenis kelompok yaitu kelompok statistik ( statistical group ), kelompok kemasyarakatan ( sicietal group ), kelompok sosial ( social group ), dan kelompok asosiasi ( associational group ).

Jenis kelompok yang memnuhi ketiga kriteria tersebut yaitu kelompok asosiasi. Dalam jenis kelompok ini para anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan menurut Bierstedt pada kelompok ini dijumpi persamaan kepentingan pribadi ( like interest ) maupun kepentingan bersama ( common interest ).

Kelompok jenis kedua, yaitu kelompok sosial merupakan kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan berhubungan satu sama lain tetapi tidak terlihat dalam ikatan oragnisasi. Contoh yang disajikan Bierstedt ialah kelopmpok teman, kerabat dan sebagainya.

Kelompok jenis ketiga, kelompok kemasyarakatan merupakan kelompok yang hanya memenuhi satu persyaratan yaitu kesadaran akan persamaan diantara mereka. Di dalam kelompok jenis ini belum ada kontak dan komunikasi di antara anggota dan juga belum ada organisasi. Berbeda dengan kelompok asosiasi, maka menurut Bierstedt kelompok ini dijumpai persamaan kepentingan kepribadian tetapi bukan kepentingan bersama.

Kelompok statistik merupakan kelompok yang tidak memenuhi ketiga kriteria tersebut di atas, kelompok yang tidak merupakan organisasi tidak ada hubungan sosial antara anggota, dan tidak ada kesadaran jenis. Oleh Bierstedt dikemukakan bahwa kelompok statistik ini hanya ada dalam arti analitis dan merupakan hasil ciptaan para ilmuwan sosial. Contoh yang dapat kita sajikan mengenai kelompok statistik ini ialah antara lain pengelompokkan sejumlah penduduk berdasarkan usia dengan interval.

KLASIFIKASI MERTON

Menurut Merton kelompok merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola – pola yang telah mapan sedangkan kolektivitas merupakan orang – orang yang mempunyai rasa solidaritas kerena berbagai nilai bersama dan yang telah memiliki rasa kewajiban moral untuk menjalankan harapan peranan. Konsep lain yang diajukan Merton ialah konsep kategori sosial ( social categories ). Kategori sosial adalah suatu himpunan peranan yang mempunyai ciri sama seperti jenis kelamin atau usia. Antara para penduduk tersebut tidak terdapat interaksi.

KLASIFIKASI KELOMPOK

DURKHEIM : SOLIDARITAS MEKANIS DAN SOLIDARITAS ORGANIS

Solodaritas mekanis merupakan ciri yang menandai masyarakat yang masih sederhana, yang oleh Durkheim dinamakan segmental. Dalam masyarakat demikian kelompok – kelompok manusia tinggal secara tersebar dan hidup terpisah satu dengan lainnya. Masing – masing kelompok dapat memenuhi kebutuhan mereka masing – masing tanpa memerlukan bantuan atau kerja sama dengan kelompok luarnya. Masing – masing anggota pada umumnya dapat menjalankan peranan yang diperankan oleh anggota lain, pembagian kerja belum berkembang. Peranan semua anggota sama sehingga ketidakhadiran seorang anggota kelompok tidak mempengaruhi kelangsungan hidup kelompok karena peranan anggota tersebut dapat dijalankan orang lain.

Solidaritas organis merupakan bentuk solidaritas yang mengikat masyarakat kompleks, masyarakat yang telah mengenal pembagian kerja yang rinci dan dipersatukan oleh kesalingtergantungan antar bagian. Tiap anggota menjalankan peranan berbeda dan diantara berbagai peranan yang ada terdapat kesalingtergantungan laksana kesalingtergantungan antara bagian – bagian suatu organisme biologis. Karena adanya saling tergantungan ini maka ketidakhadiran pemegang peranan tertentu akan mengakibatkan gangguan pada kelangsungan hidup masyarakat.

TEONNIES : GEMENSCHAFT DAN GESELLSCHAFT

Gemenschaft merupakan kehidupan bersama yang intim, pribadi dan ekslusif, suatu keterikatan yang dibawa sejak lahir. Gemenschaft dibedakan atas tiga jenis yaitu Gemenschaft by blood, Gemenschaft of palce, dan Gemenschaft of mind.

Gesellschaft merupakan kehidupan publik yang terdiri atas orang – orang yang yang kebetulan hadir bersama tetapi masing – masing tetap mandiri dan bersifat sementara dan semu. Gesellschaft dibedakan tas dua jenis yaitu Gesellschaft individu tetap ersatu dan Gesellschaft individu ppada dasarnya terpisah.

COOLEY : PRIMARY GROUP

Cooley memperkenalkan konsep kelompok primer. Sebagai lawannya, sejumlah ahli sosiologi menciptakan konsep kelompok sekunder , suatu konsep yang tidak ada pada karya cooley.

SUMNER : IN-GROUP DAN OUT-GROUP

Suatu klasifikasi lain, yaitu pembedaan antara in-group dan out-group didasarkan pada konsep yang diperkenalkan oleh W.G Sumner. Sumner mengemukakan bahwa “masyarakatprimitif” yang merupakan kelompok – kelompok kecil yang tersebar disuatu wilayah, muncul diferensiasi antara kelompok kita ( we-group ) atau kelompok dalam ( in-group ) dengan orang lain. Kelompok orang lain ( others-group ) atau kelompok luar ( out-group ). Sumner mengemukakan bahwa dikalangan anggota kelompok dalam dijumpai persahabatan, kerjasama, keteraturan, dan kedamaian sedangkan hubungan antara kelompok dalam dengan kelompok luar cenderung ditandai kebencian, permusuhan, perang dan perampokan.

MERTON : MEMBERSHIP GROUP DAN REFERENCE GROUP

Merton mengamati bahwa kadang – kadang perilaku seseorang mengacu pada kelompok lain yang dinamakannya kelompok acuan. Di kala seseorang berubah keanggotaan kelompok, ia sebelumnya dapat menjalani perubahan orientasi, suatu proses yang oleh Merton diberi nama sosialisasi antisipatoris. Proses sosialisasi antisipatoris mempunyai dua fungsi yaitu membantu diterimanya seseorang dalam kelompok baru dan membantu penyesuaian anggota baru dalam anggota yang baru itu.

PARSONS : VARIABEL POLA

Parsons memperkenalkan perangkat variabel pola. Menurutnya variabel pola merupakan seperangkat dilema universil yang dihadapi dan harus dipecahkan seorang pelaku dalam setiap situasi sosial. Variabel pola ini memungkinkan dilakukannya perbandingan antara bermacam – macam kelompok, termasuk di dalamnya yang berada dalam kebudayaanlain.

GEERTZ : PRIYAYI, SANTRI DAN ABANGAN

Suatu kalsifikasi yang digali geertz dari masyarakat Jawa ialah pembedaan antara kaum abangan, santri dan priyayi. Menurut Geertz pembagian masyarakat yang ditelitinya ke dalam tiga tipe budaya didasarkan atas perbedaan pandangan hidup di antara mereka.

ORGANISASI FORMAL

Menurut Weber dalam masyarakat moderen kita menjumpai suatu sistem jabatan yang dinamakannya birokrasi. Organisasi birokrasi yang disebutkan Weber mengandung sejumlah prinsip. Prinsip – prinsip tersebut hanya dijumpai pada birokrasi yang oleh Weber disebut tipe ideal, yang tidak akan kita jumpai dalam masyarakat.

KELOMPOK FORMAL DAN KELOMPOK INFORMAL

Suatu gejala yang menarik perhatian banyak ilmuwan sosial adalah keterkaitan antara kelompok forma dan informal. Dalm organisasi formal akan terbentuk berbagai kelompok informal. Nilai dan aturan kelompok informal dapat bertentangan dengan nilai dan aturan yang belaku dalam organisasi formal.

STRATIFIKASI SOSIAL

STRATIFIKASI SOSIAL

Dalam kebudayaan masyarakay kita menjumpai berbagai pernyataan yang menyatakan persamaan manusia. Di bidang hukum misalnya, kita mengenal anggapan bahwa di hadapan hukum semua orang adalah sama, pernyataan serupa kita jumpai pula di bidang agama. Dalam adat Minangkabau kita mengenal ungkapan “tagok sama tinggi, duduk samo rendah” yang berarti bahwa setiap orang dianggap sama. Namun dalm kenyataan sehari – hari kita mengalami adanya ketidaksamaan. Dalam kutipan dari buku Mosca tersebut di atas, misalnya, kita melihat bahwa dalam semua masyarakat dijumpai ketidaksamaan di bidang kekuasaan, sebagian anggota masyarakat mempunyai kekuasaan, sedangkan sisanya dikuasai. Kita pun mengetahui bahwa anggota masyarakat dibeda – bedakan berdasarkan kriteria lain, misalnya, berdasarkan kekayaan dan penghasilan, atau berdasarkan prestise dalam masyarakat. Pembedaan anggota masyarakat berdasarkan status yang dimilikinya dalam sosiologi dinamakan stratifikasi sosial (sosial stratification).

Suatu bentuk dari stratifikasi berdasarkan perolehan ialah stratifikasi usia (age stratification). Dalam sistem ini anggota masyarakat yang berusai lebih muda mempunyai hak dan kewajiban berbeda dengan anggota masyarakat yang lebih tua. Dalam hukum adat masyarakat tertentu misalnya, anak sulung memperoleh prioritas dalam pewarisan harta arau kekuasaan. Elizabeth, puteri sulung Raja Inggris George mewarisi tahta Kerajaan Inggris tatkala ayahnya meninggal dunia pada tahun 1952, setelah Kaisar Jepang Hirohito meninggal dunia tahta kekaisaran Jepang diwarisi putera sulungnya, Putera Akihito.

Asas senioritas yang dijumpai dalam stratifikasi berdasarkan usia ini dijumpai pula dalam bidang pekerjaan. Dalam berbagai organisasi moderen, misalnya kita sering melihat adanya hubungan erat antara usia karyawan dengan pangkat mereka dalam berorganisasiatau persamaan usia antara karyawan yang memangku jabatan yang sama. Ini disebabkan karena dalam organisasi tersebut pada asasnya karyawan hanya dapat memperoleh kenaikkan pangkat setelah berselang suatu jangka tertentu, misalnya dua tahun atau empat tahun karena jabatan – jabatan dalam organisasi hanya dapat dipangku oleh karyawan yang telah mencapai suatu pangkat minimal tertentu, dan karena dalam hal terdapat suatu lowongan jabatan baru, karyawan yang dipertimbangkan untuk mengisinya ialah mereka yang dianggap paling senior.

Stratifikasi jenis kelamin (sex stratification) pun berdasarkan pada faktor perolehan, sejak lahir pria dan wanita memperoleh hak dan kewajiban yang berbeda, dan perbedaan tersebut sering mengarah ke suatu hirarki. Dalam banyak masyarakat, status pria lebih tinggi dari pada wanita. Pria sering memperoleh pendidikan formal lebih tinggi dari pada wanita. Partisipasi wanita dalam dunia kerja relatif terbatas, dan dibandingkan dengan pria para pekerja wanita pun relatif lebih banyak terdapat di strata yang rendah.

Ada pula stratifikasi yang didasarkan atas hubungan kekerabatan. Perbedaa hak dan kewajiban antara anak, ayah, ibu, paman, kakek dan sebagainya sering mengarah ke suatu hirarki. Ada pula stratifikasi yang didasarka atas keanggotaan dalam kelompok tertentu, seperti stratifikasi keagamaan (religious stratification), stratifikasi etnis (ethnic stratification) atau stratifikasi ras (racial stratification).

Di samping dibeda – bedakan berdasarkan status, anggota masyarakat dibedakan pula berdasarkan status yang diraihnya, sehingga menghasilkan berbagai jenis stratifikasi. Salah satunya ialah stratifikasi pendidikan (educational stratification). Hak dan kewajiban warga masyarakat sering dibeda – bedakan atas dasar tingkat pendidikan formal yang berhasil mereka raih.

Sistem stratifikasi lain yang serinh kita jumpai di kehidupan sehari – hari ialah stratifikasi pekerjaan (occupational stratification). Di bidang pekerjaan moderen kita mengenal berbagai klasifikasi yang mencerminkan stratifikasi pekerjaan, seperti misalnya pembedaan antara manejer serta tenaga eksekutif dan tenaga administratif, antara dosen, rektor, dan guru besar. Antara tamtama, bintara, perwira pertama, menengah dan tinggi.

Stratifikasi ekonomi (economic stratification). Dalam kaitan ini kita mengenal, antara lain pembedaan warga masyarakat berdasarkan penghasilan dan kekayaan mereka menjadi kelas atas, kelas menengah dan kelas bawah. Di kalangan pertanian pedesaan kita menjumpai pembedan antara petani pemilik tanah dan buruh tani.

SISTEM STRATIFIKASI TERTUTUP DAN TERBUKA

Ap ciri – ciri yang menbedakan sistem stratifikasi berdasarkan perolehan dengan stratifikasi berdsarkan raihan ? J. Milton Yinger mencoba merumuskan empat kriteria untuk menbedakan sistem kelas, sistem kasta, dan sistem mayoritas-minoritas. Kriteria yang diajukan Yinger terdiri atas keanggotaan berdasarkan kelahiran, endogami, dukungan institusi bagi perlakukan berbeda. Suatu sistem kasta ditandai oleh keanggotaan melalui kelahiran, endogami, kecenderungan dukungan institusi bagi perlakuan berbeda, dan kecenderungan peneriman status oleh kelompok yang lebih rendah.

Sistem minoritas dan mayoritas pun masih ditandai kecenderungan untuk menerima keanggotaan melalui kelahiran, endogami, dukungan institusi bagi perlakuan bereda dan penerimaan status rendah oleh kelompok yang lebih rendah, namun kecenderungan – kecenderungan tersebut lebih lemah dari pada sistem kasta.

Dalam sosiologi kita mengenal pembedaan antara stratifikasi tertutup dan stratifikasi terbuka. Keterbukaan suatu sistem stratifkasi diukur dari mudah tidaknya dan sering tidaknya seseorang yang mempunyai status tertentu memperoleh status dalam strata yang lebih tinggi. Suatu sistem stratifikasi dinamakan tertutup sama sekali manakala setiap anggota masyarakat tetap berada pada status yang sama dengan orang tuanya, dan dinamakan terbuka sama sekali manakala setiap anggota masyarakat menduduki status berbeda dengan status orang tuanya ( dapat lebih tinggi ataupun lebih rendah ). Di sini pun kenyataan empiris berada diantara kedua kutub tersebut. Tidak ada masyarakat yang stratifikasinya terbuka sama sekali ataupun tertutup sama sekali. Yinger memperkirakan bahwa dalam masyarakat – masyarakat yang paling terbuka yaitu masyarakat industri moderen, hanya sepertiga anggota yang statusnya lebih tingi atau lebih rendah dari pada status orang tuanya.

MOBILITAS SOSIAL

Dalam sosiologi mobilitas sosial berarti perpindahan status dalam stratifikasi sosial. Mobilitas vertikal mengacu pada mobilitas ke atas atau ke bawah dalam stratifikasi sosial, ada yang dinamakan lateral mobility yang mengacu pada perpindahan geografis antara lingkungan setempat, kota dan wilayah.

JUMLAH LAPISAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT

Berapakah jumlah lapisan sosial ( strata ) yang terdapat ada dalam suatu sistem stratifikasi ?. di kalangan para ahki sosiologi kita menjumpai keanekaragaman dalam penentuan jumlah lapisan sosial. Ada yang merasa cukup dengan klasifikasi dalm dua lapisan. Marx misalnya, menbedaka antara kelas borjuis dan proletar. Mosca membedakan antara kelas yang berkuasa dan kelas yang dikuasai.banyak para ahli sosologi membedakan antara kaum elite dan massa, antara orang kaya dan orang miskin.

Sejumlah ilmuan sosial membedakan antara tiga lapisan atau lebih.

STRATIFIKASI MENCAKUP DIMENSI APA SAJA ?

Dimensi menurut Weber digunaka orang untuk membeda – bedakan anggota masyarakat ialah dimensi kehormatan. Menurut Weber manusia dikelompokkan dalam kelompok – kelompok status ( status group ) yang menurutnya laksana komunitas yang tak berbentuk. Kelompok status merupakan orang – orang yang berada dalam situasi status ( status situation) yang sama, yaitu orang – orang yang peluang hidup atau nasibnya ditemtukan oleh ukuran kehormatan tertentu.

KELAS SOSIAL

Konsep kelas merupakan suatu konsep yang sudah lama digunakan dalam ilmu – ilmu sosial. Makna yang diberikan pada konsep tersebut bereda – beda. Para ilmuan sosial masa kini mendefinisikan konsep kelas yang mengagggap sistem kelas sebagai tipe stratifikasi terpenting dalam masyrakat Barat masa kini, mendefinisikan kelas sebagai “ a type of stratification in which one’s general position in society is basically determined by economic criteria”. Dari perumusan ini nampak bahwa konsep kelas dikaitkan dengan posisi seseorang dalam masyarakat berdasarkan kriteria ekonomi.

MENGAPA TERDAPAT STRATIFIKASI ?

Sejumlah ahki sosiologi melihat bahwa stratifikasi timbul karena dalam masyarakat berkembang pembagian kerja yang memungkinkan perbedaan kekayaan, kekuasaan dan prestise. Kekayaan, kekuasaan dan prestise tersebut jumlahnya sangat terbatas sehingga sejumlah besar anggota masyarakat bersaing dan bahkan terlibat dalam konflik untuk memilikinya. Anggota masyarakat yang tidak memilki kekuasaan, kekayaan dan prestise berusaha memperolehnya, sedangkan anggota masyarakat yang tidak memilkinya berusaha untuk mempertahankannya dan bahkan memperluasnya.

CARA MEMPELAJARI STRATIFIKASI SOSIAL

Menurut Zanden dalam sosiologi digunakan tiaga pendekatan berlainan untuk mempelajari stratifikasi sosial.

Pendekatan pertama yaitu pendekatan objektif dinamakan demikian karena menggunakan ukuran objektif berupa variabel yang mudah diukur secara statistik seperto pendidikan, pekerjaan atau penghasilan. Dengan memakai pendekatan objektif ini seorang ilmuan sosial dapat menciptakan kategori statistik sendiri. Misalnya membagi masyarakat dalam lapisan masyarakat berpendidikan dasar, menegah dan tinggi.

Pendekatan subjektif merupakan pendekatan yang menurut Zanden melihat kelas sebagai suatu kategori sosial, sehingga ditandai oleh kesadaran jenis. Stratifikasi menurut pendekatan subjektif ini disusun dengan meminta pada respon survei untuk menilai status sendiri dengan jalan menempatkan diri pada suatu skala kelas, misalnya kelas atas, kelas menegah, kelas bawah. Data yang terkumpul memberikan gambaran subjektif mengenai startifikasi.

Dalam pendekatan ketiga, pendekatan reputational. Para subjek penelitian diminta menilai status orang lain dengan jalan menempatkan orang lain tersebut pada suatu skala tertentu. Menurut Zanden, di sini kelas dipandang sebagai suatu kelompok soaial yang ditadai oleh kesadaran kelompok dan interaksi antar anggota. Dengan cara ini antara lain dapat disusun suatu skala prestise pekerjaan ( occupational prestige scale ) yang memperlihatkan peringkat prestise suatu pekerjaan tertentu dalam suatu komoditas.

APA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK MENGURANGI KETIDAKSAMAAN ?

Untuk mengurangi ketidaksamaan dalam masyarakat pemerintah berbagai negara menerapkan berbagai program. Dalam masyarakay kita pun terdapat berbagai usaha untuk membantu anggota masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok mereka. Kita mengenal antara lain, berbagai program Pemerintah seperti, program pembangunan perumahan rakyat murah bagi anggota masyarakat berpenghasilan rendah, program – program kredit mahasiswa, beasiswa dan pembeasan SPP bagi siswa atau mahasiswa yang tidak mampu, pemberian subsidi kepada sekolah swasta, penyediaan sarana kesehatan murah seperti PUSKESMAS, POSYANDU dan program obat generik, proyek penyediaan air minum dan listrik bagi masyarkat desa, pemberian subsisdi menekan hrga bahan bakar dan minyak, sistm pajak yang membebaskan anggota masyarakat berpenghasilan rendah dari beban pajak dan membebani anggota masyarakay berpenghasilan tinggi dengan pajakyang semakin berat dan sebagainya.

Beberapa masyarakat bahkan berusaha mengurangi ketidaksamaan dalam masyarakat dengan jalan membatasi perbedaan antarindividu. Usaha membatasi perbedaan antarindividu ini sering dimulai sejak lahir karena disadari bahwa keluarga merupakan sumber utama ketidaksamaa sosial.

Minggu, 20 Desember 2009

Konser Koin untuk Keadilan Sumbang Rp 15 Juta Lebih untuk Prita

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews

Jakarta - Pundi-pundi koin sumbangan bagi Prita Mulyasari terus bertambah. Konser Koin untuk Keadilan yang di gelar di Hard Rock Cafe berhasil mengumpulkan Rp 15 juta lebih untuk Prita.

"Sampai jam 8 malam ini telah terkumpul Rp 15.800.000 ditambah sumbangan dari penjualan kaos Rp 2.880.000," ujar Master Of Ceremony (MC) acara tersebut ketika memandu acara Konser Koin untuk Keadilan di Hard Rock Cafe, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/12/2009) malam.

Dalam acara tersebut Prita juga datang. Wanita berkerudung ini pun menjadi 'bintang' dalam konser amal yang diselenggarakan untuk mendukungnya. Acara yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB tersebut tampak diserbu pengunjung yang ingin memberikan bantuan kepada Prita.

Acara amal tersebut semakin meriah dengan kehadiran band-band dan artis papan atas Indonesia, seperti Slank, Gigi, Sheila on Seven, Sherina, Ari Lasso dan TT DJ. Rencananya Prita yang tengah hamil dua bulan ini akan menggelar jumpa pers terkait dengan dukungan kepada dirinya di cafe tersebut.

Jumat, 18 Desember 2009

Bisnis Internasional

December 18, 2009

1. Sebutkan dan jelaskan mengapa suatu negara melakukan bisnis internasional?

  • Kemampuan suatu negara dalam memproduksi barang/jasa terbatas.
  • Adanya manfaat yang diperoleh dari perbedaan harga.
  • Adanya perbedaan faktor produksi yang dimilki masing-masing negara, misalnya Indonesia memiliki banyak sumber minyak bumi tapi memerlukan tenaga kerja ahli yang handal untuk mengambilnya.
  • Perbedaan sosial budaya
  • Perbedaan selera masyarakat
  • Adanya sarana komunikasi dan transportasi

2. Sebutkan dan jelaskan manfaat bisnis internasional bagi negara kita (Indonesia) !

  • Memenuhi kebutuhan dalam negeri, dapat memenuhi kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi oleh produksi dalam negeri.
  • Menambah devisa negara, pemasukan untuk negara sendiri.
  • Adanya spsialisasi produk, misal produk yang hanya bisa diproduksi oleh Indonesia seperti batik.
  • Terjadinya perluasan pasar, tempat kita memasarkan produk menjadi lebih luas.
  • Peningkatan mutu produk, dapat memperbaiki produk sendiri menggunakan teknologi negara lain yang lebih maju.

3. Apa saja yang menjadi hambatan bagi suatu negara dalam melakukan bisnis internasional?jelaskan!

  • Tarif, suatu pembelian atas barang yang melintas daerah pabean, daerah pabean adalah daerah geografis dimana barang-barang bebas tanpa dikenai bea cukai.
  • Kuota impor, merupakan pembatasan mutlak terhadap volume barang tertentu untuk melindungi produsen dalam negeri.
  • Exchange control, adalah suatu bentuk campur tangan pemerintah dalam hubungan ekonomi internasional untuk mengatur dan menetapkan penggunaan devisa tersebut.
  • State trading operation, dalam hal pemerintah melakukan sendiri pandangan internasional.
  • Birokrasi yang berbelit, hambatan perdagangan luar negeri juga dapat berasal dari birokrasi yang berbelit.
  • Keadaan politik dan keamanan, tidak stabil dapat menghambat kegiatan perdagangan luar negeri seperti negara yang sedang perang.

4. Apa pendapat kelompok anda tentang bisnis internasional yang dilaksanakan di Indonesia? jelaskan!

  • Menurut kelompo kami, sampai saat ini Indonesia sudah memiliki relasi bisnis yang cukup baik dengan negara-negara lain di sekitarnya, oleh karena itu Indonesia juga sering mendapat bantuan dari negara lain.

Oleh:

  • Pandu Harimukti (26209966)
  • Tifani Nikita (20209939)
  • Indra Prayoga (23209123)
  • Aditya Prasetya (22209086)

Kelas 1EB01

Minggu, 06 Desember 2009

"DUO" GUNADARMA INGIN CETAK SEJARAH

Seri ketiga Liga Futsal Mahasiswa Jakarta 2009 di My Futsal arena menjadi pertaruhan besar bagi dua tim universitas Gunadarma. Kedua tim saat ini berada di posisi keempat dan kelima. Bagi GUnadarma X-Malang peluang mereka cukup besar untuk lolos ke babak final four, sementara Gunadarma Depok peluang mereka walaupun tetap terbuka namun agak berat. Pasalnya di seri ketiga tiga tim yang akan dihadapinya adalah tiga tim papan atas (Binus, UNJ dan UBL)

UBL yang seri kedua kemarin mendapatkan hasil sempurna tampaknya tidak akan tergoyahkan di puncak klasemen, begitu juga dengan UNJ (nilai 21) yang berada di posisi kedua selisih satu point dengan UBL (22). Dua posisi terakhir akan diperbutkan oleh Binus, Gundar X-Malang, Gunadarma Depok dan Moestopo. Peluang "duo" Gunadarma akan ditentukan di seri terakhir ini jika kalah salah satunya bakalan tergellincir, tetapi apabila berhasil lolos maka keduanya akan mencetak sejarah di ajang liga mahasiswa Jakarta yang sudah diselenggarakan kelima kalinya ini.

Di pihak lain, Binus dengan pemain utamanya Al Haidar sangat optimis masuk ke final four tahun ini. Jika mereka menang atas Gunadarma Depok sudah dipastikan melancarkan jalannya lolos ke final four. Pasalnya Binus akan melawan STBA LIA yang notabene adalah tim lemah, sebelum berhadapan dengan Gunadarma X-Malang di hari terakhir.

Rabu, 25 November 2009

Pecah Rekor Jamaah Shalat Id Masjid Moskow

Pertama dalam sejarah, shalat Idul Fitri di Masjid Jami Moskow diikuti puluhan ribu orang. Tahun ini jumlah kaum Muslim yang mengikuti shalat Idul Fitri di Masjid Jami Moskow lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Menurut pejabat keamanan setempat, shalat Idul Fitri pada 20 September 2009 itu diikuti oleh lebih dari 50.000 jamaah.
Semuanya sujud kepada Allah







Ya Allah ampunilah mereka, lindungilah mereka, murahkanlah rejeki yang halal untuk mereka. Ya Allah, berikanlah mereka kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Pembohongan tentang kiamat 2012, suku maya sendiri tidak tertarik atas ramalan itu




Sudah beberapa tahun ini kita disuguhkan dengan sebuah wacana baru, yaitu kalender Maya dan kiamat 2012. Setiap kali kita membaca mengenai hal ini di media, kita selalu dibuat untuk percaya bahwa suku Maya meramalkan dunia akan berakhir tahun 2012. Benarkah mereka meramalkan hal itu ?
Pada kalender yang dibuat oleh bangsa Maya, 21 Desember 2012 adalah akhir dari perhitungan kalender tersebut dan selama ini kalender bangsa Maya terbukti keakuratannya. Sehingga, banyak orang menyimpulkan bahwa tanggal tersebut hari kiamat akan datang dan semua umat manusia akan musnah. Namun, suku Maya saat ini secara keseluruhan tidak menaruh ketertarikan apapun pada 2012.


Mulai dari film Holywood, buku-buku, website, surat kabar hingga iklan ramalan di televisi menggunakan nama Suku Maya untuk menyebut ramalan kiamat 2012. Namun mungkin banyak dari anda yang belum mengetahui bahwa Suku Maya sesungguhnya tidak pernah mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2012.
Arkeolog Maya, Jose Huchm mengeluh bahwa, “Bila aku pergi ke komunitas penutur bahasa Maya dan menanyakan orang-orang apa yang akan terjadi pada 2012, mereka tak tahu apa-apa. Dan jika engkau berkata kepada mereka bahwa dunia akan berakhir pada tahun 2012, pasti mereka tidak akan mempercayaimu.”
Ya, anda tidak salah mendengar. Kiamat 2012 adalah sebuah penafsiran yang dikeluarkan oleh beberapa peneliti asing yang mempelajari suku Maya. Dengan kombinasi marketing yang efisien, penafsiran ini menyebar ke seluruh dunia. Efeknya, selain aliran uang, adalah ketakutan di kalangan masyarakat awam.
Sebenarnya penafsiran ini telah sejak awal ditentang oleh peneliti-peneliti arkeolog lainnya. Namun, kita maklum, media hanya akan memberitakan teori yang paling kontroversial. Jadi saya ingin membahas topik ini dengan melihatnya dari sudut pandang yang berlawanan.
Walaupun kelihatannya heboh, selama ini saya memandang kiamat 2012 hanya sebagai wacana dan interpretasi arkeologi. Bukan sebagai penafsiran agama. Jadi, jika anda membaca tulisan ini, pandanglah dari segi itu juga. Anggap saja kita sedang membaca salah satu diantara puluhan teori arekeologi yang terselip di buku pelajaran sekolah kita.
Supaya adil, mengingat bahwa penafsiran kiamat 2012 datang dari “ahli suku maya”, maka saya akan mengajak anda untuk melihat penolakan yang juga datang dari “ahli suku maya” lainnya. Mereka meneliti inskripsi yang sama, mereka meneliti suku dan kelender yang sama. Jadi saya rasa, fair enough.
Argumen yang menentang penafsiran kiamat 2012 datang dari interpretasi yang berbeda terhadap peninggalan-peninggalan suku Maya. Untuk mencegah tulisan ini menjadi panjang, saya hanya akan menyinggung tiga diantaranya yang saya anggap argumen terbaik, yaitu :

1. Inskripsi Monumen Tortuguero

Penjelasan Singkat : Kita mulai dari sebuah fakta yang mungkin belum anda ketahui. Apabila kita cuma mengenal satu jenis kalender, yaitu kalender Gregorian, maka suku Maya memiliki 22 jenis kelender. Tapi lupakan 22 kalender tersebut, kita hanya akan membahas 3 kalender yang paling termashyur.
Tiga kalender tersebut adalah :
Tzolkin
Terdiri dari satu siklus religius yang terdiri dari 260 hari. Tzolkin terdiri dari 20 minggu yang masing-masing terdiri dari 13 hari (13 hari x 20 minggu = 260 hari). Masing-masing minggu memiliki logonya sendiri seperti zodiak atau shio Cina.
Haab
Terdiri dari 365 hari, sama seperti kalender yang kita pakai. Haab terdiri dari 18 bulan yang masing-masing terdiri dari 20 hari (20 hari X 18 bulan = 360 hari). Ada sisa lima hari yang sering dianggap sial karena tidak masuk ke bulan manapun. Masing-masing bulan punya logonya sendiri-sendiri .
Kedua kalender ini adalah kalender siklus yang berbentuk lingkaran dan akan saling bertemu setelah 52 Haab.
Sekarang, lupakan kedua kelender tersebut. Kita akan melihat kalender ketiga yang sering dikaitkan dengan kiamat 2012.
Long Count
Berbeda dengan Tzolkin dan Haab yang merupakan kalender siklus, Long Count adalah kalender linear yang dimulai dari hari 1, sama seperti kalender yang kita pakai. Apabila kita memulai kalender kita dari tahun 1 Masehi. Maka Kalender Long Count dimulai dari tanggal 13 Agustus 3114 SM (Tanggal penciptaan bumi menurut suku Maya).
Kalender gregorian yang kita pakai memiliki unsur Hari, minggu, bulan dan tahun. Sedangkan Long count memiliki unsur kin, uinal, tun, katun, baktun.
1 kin = 1 hari
1 uinal = 20 kin = 20 hari
1 tun = 18 uinal = 360 kin = 360 hari
1 katun = 20 tun = 7.200 kin = 7.200 hari
1 baktun = 20 katun = 144.000 kin = 144.000 hari
Penulisan kalender maya harus mengikuti urutan-urutan diatas namun dimulai dari kanan.
Contoh :
Tanggal 12-09-2009 – format gregorian.
Saya mengkonversi tanggal diatas ke format kalender long count dengan menggunakan software yang saya dapatkan di internet dan format tanggalnya berubah menjadi seperti ini :
12.19.16.12.4 – format long count.
Artinya 12 baktun, 19 katun, 16 tun, 12 uinal, 4 kin. Apabila kita konversi ke jumlah hari (kin), maka :
(12 x 144.000) + (19 x 7200) + (16 x 360) + (12 x 20) + (4 x 1) = 1.870.804 hari sejak penciptaan.
Mudah dipahami kan ?
Tapi kalo anda bingung. Lupakan istilah-istilah diatas. Untuk mengetahui asal datangnya 21 Desember 2012, ingat saja yang ini :
1 baktun sama dengan 144.000 hari.
Lantas darimana tahun 2012 berasal?
Menurut sebuah buku yang bernama Popol Vuh yang menceritakan detail penciptaan, kita hidup pada masa penciptaan ke-4. Popol Vuh menceritakan bahwa tiga penciptaan pertama gagal dilakukan oleh dewa. Penciptaan ke-4 lah yang berhasil dan manusia ditempatkan di bumi.
Menurut Long Count Maya, penciptaan ke-3 yang gagal berakhir pada tanggal 13 Agustus 3114 SM.
Penciptaan ke-4 dimulai pada tanggal itu dan akan berakhir setelah 13 baktun.
13 baktun apabila ditulis dengan format Maya menjadi 13.0.0.0.0. Lalu dengan menggunakan metode perhitungan yang saya contohkan diatas, maka hasilnya adalah :
13 baktun x 144.000 hari = 1.872.000 hari = 5.125 tahun. Ingat, 1 baktun = 144.000 hari.
Jika dihitung dari tanggal 13 Agustus 3114 SM, maka hari ke 1.872.000 akan jatuh pada tanggal 21 Desember 2012.
Sekarang mengerti khan?
Menurut suku Maya, hari penciptaan akan berakhir pada baktun ke-13. Ini disebut siklus besar. Dari sinilah datang tafsiran kiamat 21 Desember 2012.

Seperti yang sudah saya katakan bahwa tanggal 21 Desember 2012 muncul dari berakhirnya periode penciptaan ke-4 kalender long count, yaitu setelah 13 baktun. Saya juga mengatakan bahwa salah satu sumber yang menyebut mengenai 13 baktun ini adalah buku vox popul.
Namun, ternyata ada sumber lain yang lebih sering digunakan oleh peneliti untuk mengindikasikan adanya kiamat dunia setelah 13 baktun, yaitu monumen Tortuguero yang berasal dari abad ke-7 Masehi. Pada monumen ini terukir sejumlah tulisan yang isinya memuliakan penguasa Maya pada waktu itu.
Seorang ahli suku Maya bernama Mark Van Stone berhasil menerjemahkan sebagian tulisan pada monumen tersebut dan salah satu kalimatnya adalah :
“The Thirteenth [b'ak'tun] will end. Black … will occur. (It will be) the descent of Bolon Yookte’ K’uh to the great (or red)…”
“13 baktun akan berakhir. Kegelapan (hitam)..akan muncul. (itu menandakan) turunnya Bolon Yookte K’uh”
Sebagian peneliti mengatakan bahwa ini adalah ramalan berakhirnya dunia pada tahun 2012. Namun peneliti lain punya pendapat berbeda.
Kuncinya, menurut mereka ada pada nama asing “Bolon Yookte K’uh”. tiga kata aneh ini ternyata nama seorang dewa yang dalam beberapa referensi kuno sering disebut sebagai dewa perang atau dewa konflik.
Karena itu, sangat rancu untuk menafsirkan akhir baktun ke-13 sebagai kiamat dunia. Bisa saja yang dimaksud oleh monumen tersebut hanyalah sebuah peristiwa perang, itupun kalau terjemahan yang dilakukan Mark Van Stone akurat. Soalnya monumen Tortuguero telah mengalami kerusakan yang cukup berat. Kalimat-kalimat yang terbaca sangat minim dan kabur.
David Stuart, seorang spesialis tulisan Maya dari Universitas Texas bahkan sama sekali tidak setuju dengan penafsiran bencana atau perang dari monumen ini.
“Tahun 2012 yang dimaksud monumen itu adalah ulang tahun penciptaan. Suku Maya tidak pernah mengatakan bahwa dunia akan berakhir, mereka juga tidak pernah mengatakan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Mereka hanya mencatat masa ulang tahun monumen yang akan datang”, demikian kata David.

2. Penerapan kalender Long Count yang berbeda-beda

Menurut para penganut teori kiamat 2012, siklus ke-4 long count akan berakhir setelah baktun ke-13. Namun disinilah muncul masalah baru.


Suku Maya ternyata memiliki inskripsi-inskripsi kuno lain yang menyatakan bahwa siklus ke-4 tersebut akan berakhir pada baktun ke-20, bukan baktun ke-13. Dan sepertinya ini diabaikan oleh para penganut kiamat 2012.
Jika siklus ke-4 berakhir pada baktun ke-20, maka siklus ini akan berakhir pada tahun 4772, bukan 2012. Hal ini dikonfirmasi oleh adanya penerapan kalender long count yang berbeda-beda di berbagai kota Maya.
Di Palenque, bukti-bukti menunjukkan bahwa siklus penciptaan ke-4 akan berakhir setelah 20 baktun, bukan 13 baktun. Di tempat lain, sebuah monumen yang didirikan untuk memperingati penobatan raja Pakal menghubungkan penobatan tersebut dengan peristiwa-peristiwa hingga 4.000 tahun setelah penobatan. Artinya, monumen ini tidak menunjukkan berakhirnya dunia pada tahun2012.
Jika suku Maya memang merujuk kepada akhir dunia, bukankah harusnya mereka sepakat dengan masa berakhirnya siklus ke-4 ?

3. Unsur-unsur Kalender yang lebih tinggi

Sebelumnya saya telah menyinggung mengenai lima unsur kalender long count, ini unsur-unsurnya :
1 kin = 1 hari
1 uinal = 20 kin
1 tun = 18 uinal
1 katun = 20 tun
1 baktun = 20 katun
Tapi tahukah anda bahwa selain lima unsur di atas, suku Maya juga memiliki empat unsur yang lebih tinggi yaitu piktun, kalabtun, kinchiltun dan alautun. Walaupun Keempat unsur ini jarang digunakan, namun keberadaannya tidak bisa diabaikan begitu saja.
Jadi jika kita menulisnya secara lengkap, maka unsur kalender Maya akan terlihat seperti ini :
1 kin = 1 hari
1 uinal = 20 kin
1 tun = 18 uinal
1 katun = 20 tun
1 baktun = 20 katun
1 piktun = 20 baktun
1 kalabtun = 20 piktun
1 kinchiltun = 20 kalabtun
1 alautun = 20 kinchiltuns
Memang para ilmuwan masih terpecah dalam soal apakah piktun (unsur di atas baktun) akan dimulai pada baktun ke-13 atau ke-20, namun paling tidak mereka sepakat mengenai adanya unsur-unsur yang lebih tinggi.
Coba hitung, jika alautun adalah unsur yang terakhir dan kiamat akan terjadi setelah 1 alautun saja, pada tahun berapakah dunia akan berakhir ?
Saya akan memberikan petunjuk bantuan kepada anda, yaitu 1 baktun = 144.000 hari. Cobalah hitung pelan-pelan, hasilnya tidak perlu di-email ke saya.

Bagaimana kita memandangnya

Susan Milbraith, kurator di Latin American Art and Archeology di Museum Natural History di Florida mengatakan, “Kami sebagai bagian dari komunitas arkeologi tidak memiliki catatan bahwa suku Maya menganggap dunia akan berakhir pada tahun 2012.”
Ahli suku Maya lainnya, Sandra Noble, direktur eksekutif Foundation for the Advancement of Mesoamerican Studies di Florida mengatakan : “Bagi suku Maya, akhir dari sebuah siklus kalender adalah sesuatu yang akan dirayakan besar-besaran.”
“Menganggap bahwa tanggal 21 Desember 2012 sebagai hari kiamat adalah sebuah pemalsuan dan kesempatan bagi sebagian orang untuk mencari uang.”Lanjutnya lagi.
Ucapan Milbraith dan Noble sepertinya juga diteguhkan oleh beberapa kelompok masyarakat Maya di dataran tinggi Guetamala.
ari sekian banyak kelompok masyarakat Maya yang tersebar, ternyata masih ada beberapa kelompok yang masih mengikuti tata cara kebudayaan nenek moyang mereka, termasuk penggunaan kalender kuno long count.
Anehnya, kelompok masyarakat Maya ini tidak melakukan persiapan apapun untuk menyambut kiamat 2012.
Apakah mereka TIDAK TAHU bahwa dunia AKAN berakhir pada tahun 2012 ?
Atau justru mereka SANGAT TAHU bahwa dunia TIDAK AKAN berakhir tahun 2012 ?
Atau mereka tidak peduli sama sekali ?
Mengenai kalender Maya, sepertinya beberapa orang asing yang mengaku telah meneliti inskripsi-inskripsi Maya kuno telah menyebarkan penafsiran mereka sendiri tanpa bertanya kepada suku Mayanya sendiri.
Apolinario Chile Pixtun, seorang sesepuh suku Maya di Guetamala mengeluhkan hal ini. Ia mengaku lelah karena terus ditanya soal 21 Desember 2012. Menurutnya, ide kiamat 2012 datang dari orang-orang barat, bukan dari suku Maya.


Pada November ini, film yang berjudul “2012″ telah menyerbu bioskop-bioskop di Indonesia dan hampir dipastikan akan segera menjadi box office dunia. Dan jika anda pergi ke toko buku, anda akan menemukan buku-buku dengan topik kiamat 2012 mulai dari yang original hingga yang sekedar mencontek dipajang di rak-rak utama.
Sepertinya memang Ini adalah sebuah wacana yang dihembuskan dengan teknik marketing yang sangat brilian!
Jika ini semua adalah marketing, apakah kita akan membiarkan hidup kita dipengaruhi olehnya? TENTU SAJA TIDAK!
Tapi, jika kita mau membiarkan diri kita dipengaruhi olehnya, maka saya berharap, pengaruh itu menjadikan kita manusia yang lebih baik, paling tidak hingga Desember 2012.